Dua Warga Negara Indonesia Meninggal Akibat Insiden

Kabarkebumen.com - Rabu, 12 September 2015 | 10:26 WIB
Ist

Berita duka datang dari Mekkah, Pada Jumat (11/9/2015) sekitar pukul 17.30 sebuah crane yang merupakan bagian dari proyek pengerjaan perluasan Masjidil Haram terjatuh dan menimpa jamaah haji. Menurut Menteri Agama Lukman Hakim saat menggelar konferensi pers di Mekkah, Jumat (11/9) korban WNI yang meninggal bertambah menjadi dua orang.

Dari data CNN Indonesia dua korban asal WNI bernama Masnauli Hasibuan, jemaah dari Medan kloter sembilan. Korban kedua perempuan, bernama Siti Rasti Darmini, jemaah kloter tiga dari Jawa Barat, dua korban meninggal dari WNI akan di makamkan di Mekkah.

Berikut Kronologis jatuhnya alat berat "Crane" yang di wartakan oleh kompas, Jatuhnya alat berat proyek (crane) di Masjidil Haram, Mekkah, Jumat (11/9/2015) sekitar pukul 17.30, diawali dengan adanya angin kencang dan hujan deras. Saking derasnya, air hujan dilaporkan masuk hingga ke dalam masjid yang dikelilingi alat berat proyek tersebut. Saat itu, para jemaah tengah melakukan persiapan shalat maghrib di masjid terbesar di Arab Saudi tersebut.

"Tiba-tiba, terdengar suara dentuman seperti petir," cerita Azalzuli, jemaah Indonesia asal Medan, kepada TV One, Sabtu (12/9/2015).

Zuli menceritakan, alat berat proyek tersebut jatuh dan menimpa lantai tiga tempat ibadah paling suci bagi umat Islam tersebut. Tak pelak, alat tersebut menimpa bangunan dan juga jemaah yang berada di sana.

"Lalu, semua jemaah berlarian. Ada yang tertimpa beton. Saya melihat ada anggota tubuh yang terputus," ujarnya.

Seorang jemaah asal Medan, Sumatera Utara, dilaporkan sempat terinjak-injak.

Sesaat setelah itu, aparat Mekkah pun datang ke lokasi. Para jemaah yang selamat pun dilaporkan sempat mendekati lokasi kejadian dan memeriksa apakah ada anggota keluarga atau rekan yang turut menjadi korban.

Tim medis pun segera melarikan para korban tewas dan korban luka ke rumah sakit-rumah sakit terdekat. Di sana, mereka mendapatkan perawatan.

Saat ini, lokasi Masjidil Haram telah disterilkan. Tak ada jemaah yang boleh beraktivitas di sana untuk sementara waktu.



Komentar