Tabrakan Beruntun di Rowokele Tewaskan Pengendara Motor

Kabarkebumen.com - Jumat, 24 Juli 2014 | 09:17 WIB

Seorang tewas dan satu terluka dalam kecelakaan yang melibatkan bus Blue Star, Colt T, dan sepeda motor Honda Karisma tersebut.

Korban tewas merupakan pengendara sepeda motor bernama Sodikun (45) warga RT 03 RW 04 Desa Nogoraji, Kecamatan Buayan, Kebumen. Adapun sopir Colt T bernama Ahmad Julaeni (52) warga RT 01 RW 03 Desa Kuwarisan, Kutowinangun luka-luka. Korban tewas dan luka dievakuasi oleh tim medis Pos Kesehatan Kretek dan dibawa ke Rumah Sakit Umum (RSU) Purbowangi.

Menurut dokter jaga RSU Purbowangi, dokter Prima Hari Pratama, korban Sodikun sudah dalam kondisi meninggal saat tiba di rumah sakit. Korban mengalami luka berat di kepala, dan luka robek hingga 30 cm. Jenazah korban telah diambil oleh pihak keluarga untuk dimakamkan.
"Adapun pasien Julaeni (sopir Colt T) mengalami luka memar di bagian dada akibat benturan benda tumpul. Kondisi pasien baik namun masih disorientasi," ujar dokter Prima Hari Pratama didampingi Humas RSU Purbowangi Toto Kuswaya.

Sementara itu, akibat kecelakaan tersebut bus Blue Star yang selesai mengantarkan pemudik program Mudik Gratis 2014 Bersama PT Jasa Raharja itu terguling ke persawahan. Sopir bus bernama Uha (39) warga Pamulang, kernet, sopir cadangan dan seorang anak selamat dan tidak mengalami luka serius. Sementara sopir bus diamankan oleh anggota Satlantas Polres Kebumen untuk dimintai keterangan.

Salip Kendaraan

Informasi yang dihimpun, kecelakaan itu bermula saat bus Blue Star Nopol B-7176-NGA melaju dari arah timur ke barat hendak menyalip kendaraan di depannya. Pada saat bersamaan mobil Colt T Nopol AA-1875-VC yang dikemudikan Ahmad Julaeni datang dari arah berlawanan. Setelah menabrak Colt T, bus tanpa banyak penumpang itu oleng ke kiri dan menabrak pengendara sepeda motor B-6778-TNA  yang melaju pelan di depannya. Pengendara sepeda motor terpental dan terlindas bus. Bus berhenti setelah terjun dan terguling ke sawah hingga merusak tanaman padi yang hampir panen.

Kejadian itu, sempat mengakibatkan arus lalu lintas baik dari arah barat maupun timur tersendat. Banyak pengguna jalan yang memelankan laju kendaraan sekadar untuk melihat. Tidak sedikit pula warga yang menyaksikan dan berhenti sejenak memotret bus kecelakaan itu dengan ponselnya. Hingga siang hari, badan bus yang terguling masih belum dilakukan evakuasi. (suaramerdeka)


Penulis : Eri

Komentar