Bangun Museum di Gombong, Martha Tilaar Ingin Majukan Masyarakat

Kabarkebumen.com - Sabtu, 19 Juni 2014 | 18:41 WIB
Martha Tilaar (Foto: Runi/Okezone)

Bahkan, dirinya sedang membangun sebuah museum di tanah kelahirannya tersebut. Gelimang harta dan kesuksesan rupanya tidak membuat Dr. Martha Tilaar menjadi sombong. Wanita 75 tahun ini ingin memanfaatkan apa yang dimilikinya bagi masyarakat sekitar tanah kelahirannya.

 Lahir dan besar di Gombong, sebuah kota kecil di Kabupaten Kebumen, Martha Tilaar tumbuh menjadi entrepreneur yang sukses dengan kerajaan bisnisnya di bawah payung Martha Tilaar Group. Seakan tak ingin menyia-nyiakan apa yang telah dimilikinya, wanita yang masih cantik di usianya yang ke-75 tahun ini rupanya sedang membangun sebuah museum.

“Saya memang sedang membangun museum di bekas rumah peninggalan eyang di Gombong,” tutur wanita yang pernah bekerja sebagai pengasuh anak di Amerika ini saat wawancara eksklusif di kediamannya Patra Kuningan Jakarta Selatan, Senin, 3 September 2012.

Diceritakan nenek enam cucu ini, rumah tersebut merupakannya tempatnya dahulu dibesarkan. “Di depan rumah itu, ada pohon belimbingnya. Dulu saya sering memanjat untuk memetik buahnya, kemudian saya jual buahnya di depan rumah,” kenang salah seorang Founder Miss Indonesia ini.

Museum yang hingga saat ini masih dalam proses pembangunan ini memiliki luas sekira 2.000 meter persegi. “Saya ingin menulis sejarah keturunan keluarga saya dan peninggalannya sebagai herbalis,” ujarnya. Selain itu, ibu yang telah membesarkan empat orang ini juga ingin menularkan semangat pada orang-orang di desa dan daerah sekitarnya.

“Museum ini akan memberikan ruang kepada masyarakat menjalani pelatihan berbagai macam skill. Sehingga masyarakat sekitar bisa mandiri,” katanya. Melalui bentuk karikatur, dirinya juga akan menggambarkan perjalanannya dalam menuju kesuksesan.

“Saya ingin orang-orang di sana merasa tergugah, kalau saya bisa, mereka juga pasti bisa,” tutupnya.

Hingga saat ini, Dr Martha belum memiliki nama bagi museumnya tersebut. Rencananya, museum ini akan selesai dibangun pada 2014. (okezone.com)


Penulis : Eri

Komentar