Perkembangan Emosi Anak Sangat Dipengaruhi Kondisi Ibu

Kabarkebumen.com - Minggu, 16 Mar 2014 | 01:19 WIB
Sebagai seorang ibu juga harus memiliki pengetahuan yang luas dalam mendidik anak. (sumber: Istimewa)

Salah satunya adalah dengan membangun kedekatan emosional yang dibangun sejak masa kehamilan. "Pada proses kehamilan, emotional bonding atau kedekatan emosional sangat penting. Pada saat hamil, perasaan bahagia maupun perasaan sedih ibu dapat dirasakan oleh janin," jelas Rika Ermasari, S.Psi, Psikolog, CH, CHt, dalam talkshow "Mengoptimalkan Tumbuh Kembang Si Kecil Melalui Kedekatan Emosional yang Dapat Meningkatkan Kecerdasan Intelektual" pada Sabtu (15/3) di Brawijaya Women & Children Hospital, Jakarta.

Oleh karena itu, orangtua bisa melakukan stimulasi dini pada janin agar tumbuh kembang anak optimal setelah lahir. Seperti stimulasi audio (musik) dan stimulasi taktil (merasa atau sense) dengan sentuhan atau belaian.

Kegiatan tersebut juga bisa dilakukan dalam bentuk lain ketika bayi telah lahir. Misalnya dalam kegiatan menyusui dan bermain atau melakukan kegiatan bersama bayi atau anak.

Selain stimulasi, menjaga pola makan yang seimbang dan menjaga kondisi emosi dan perasaan ibu juga merupakan hal yang penting untuk perkembangan emosional bayi.

"Jangan kita berpendapat bahwa mood ibu hamil itu selalu jelek, ini hanyalah bagaimana mereka menerima kehamilan itu sendiri. Untuk itu, ibu hamil harus menjaga perasaan mereka agar kecerdasan emosional bayi dalam kandungan dapat berkembang dengan baik".[beritasatu]


Penulis : Eri

Komentar