Database Kemiskinan di Kabupaten Kebumen Tersusun

Kabarkebumen.com - Rabu, 25 Oktober 2013 | 02:18 WIB
gambar ilustrasi

Database itu terdiri dari peta kemiskinan masyarakat di wilayah Kabupaten Kebumen saat ini beserta potensi-potensi sumber daya manusia dan sumber daya alam yang  dimiliki oleh komunitas warga setempat.

"Database kemiskinan terbaru itu merupakan acuan bagi program pengentasan kemiskinan di Kabupaten Kebumen saat ini, termasuk yang akan dilakukan oleh PNPM MP berkelanjutan di tahun 2014 mendatang," jelas Humas Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perkotaan PNPM MP) Kabupaten Kebumen, Aris Raharjo SSos di ruang kerjanya, Jumat (25/10/201).

Dipaparkan, pengumpulan data kondisi kemiskinan di Kabupaten Kebumen itu dilakukan oleh 52 Badan Kemakmuran Masyarakat (BKM) di 26 kecamatan di Kebumen, beberapa waktu lalu. Data-data kemiskinan yang menggunakan sejumlah indikator kemiskinan dari Bank Dunia itu akhirnya dirumuskan sebagai bahan kerjasama berbagai pihak yang peduli dengan kemiskinan di Kabupaten Kebumen.

Sedangkan menurut Koordinator Kota PNPM MP Kabupaten Kebumen, Haris Triyanto SSos, database kemiskinan terbaru ini juga membuka peluang kerjasama berkelanjutan antara  pengelola PNPM MP dengan semua pihak terkait, termasuk Pemkab Kebumen. "Pasca pengumpulan data-data kemiskinan itu kami selenggaran Lokakarya Midterm Review PNPM MP yang diikuti semua SKPD terkait di jajaran Pemkab Kebumen dan semua mitra PNPM MP belum lama ini di Hotel Candisari Karanganyar. Lokakarya bertujuan memperkuat pemahaman yang utuh tentang persoalan kemiskinan," jelas Haris.

Salah satu bentuk kegiatan untuk warga miskin yang direkomendasikan lokakarya itu adalah berbentuk pengembangan dan pemeliharaan aset warga miskin yang berbasis ekonomi kreatif. Kegiatan workshop buat warga miskin dan peningkatan kapasitas kader TKP2KD.

Ditambahkan, program PNPM merupakan salah satu program pemerintah dalam menanggulangi kemiskinan melalui pemberdayaan masyarakat dengan mendorong perubahan pola pikir semua pihak yang terkait dengan kemiskinan.
Sumber : krjogja


Penulis : KabarKebumen

Komentar