Gadaikan Motor Jaminan Fidusia, Kades di Kebumen Ini Ditangkap Polisi

Kabarkebumen.com - Sabtu, 16 Jan 2019 | 14:24 WIB
konferensi pers ungkap kasus di Mapolres Kebumen

KEBUMEN, KABARKEBUMEN.COM -  Masyarakat sebaiknya berhati-hati jika ingin memindah tangankan jaminan fidusia kendaraan bermotor tanpa sepengetahuan pihak finance. Kasus itu bisa berujung pidana.

Seperti dialami oleh salah satu Kepala Desa di Kecamatan Sempor berinisial NM (52), ia harus berurusan dengan polisi karena menerima gadai sepeda motor jaminan fidusia milik NSC oleh salah satu debitur berinisial SM (43).

SM yang juga warga NM menggadaikan sepeda motor Honda Beat berjumlah dua unit.

Selanjutnya, sepeda motor tersebut digadaikan kembali oleh sang Kepala Desa dengan dibantu perantara tersangka GW (42) warga Sidayu Gombong.

Sepeda motor itu pun kemudian berpindah tangan dari Kepala Desa, kepada tersangka AK warga Kecamatan Puring.

Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan salah satu karyawan NSC terkait dua unit sepeda motor objek jaminan fidusia yang telah digadaikan tersangka.

Polisi kemudian mengembangkan kasus ini hingga mendapati 15 unit kendaraan bermotor dan dua mobil.

Belasan sepeda motor dan dua unit mobil yang disita diperoleh Sat Reskrim di gudang milik sang Kepala Desa.

"Belasan sepeda motor dan dua mobil itu, kasusnya mirip mirip dengan dua barang bukti utama tersebut. Kendaraan - kendaraan tersebut memiliki STNK bukan bodong," kata Kasat Reskrim Polres Kebumen AKP Edy Istanto saat Konferensi Pers di Mapolres Kebumen, Selasa (15/1) siang.

Akibat perbuatannya, NM dijerat dengan pasal 480 KUH Pidana. Demikian pula tersangka GW dan AK dijerat dengan pasal yang sama.

Sementara SM, dijerat dengan pasal 36 UU RI nomor 42 tahun 1999 tentang jaminan Fidusia atau pasal 372 KUH Pidana.

Dari keterangan NM, tindakan gadai menggadai itu sudah berlangsung 4 tahun terakhir.

Keuntungan dari hasil menggadai tersebut, tersangka yang mengaku telah dua periode menjabat sebagai Kepala Desa itu mendapatkan bagian 10 persen.

"Jadi jika sepeda motor digadai Rp 4 juta, ia akan mendapatkan keuntungan Rp 400 ribu," katanya.(*)

 


Editor : Budi
Sumber : tribunnews

Komentar