Bakso Mengandung Daging Babi Gegerkan Banyumas

Kabarkebumen.com - Minggu, 30 Juli 2018 | 08:24 WIB
Ilustrasi

PURWOKERTO, KABARKEBUMEN.COM - Baru-baru ini viral di media sosial mengenai tertangkapnya penjual bakso yang ternyata dibuat menggunakan daging babi. Hal itu sempat meresahkan sebagian besar warga, khususnya para pelanggan.

Berdasarkan hal tersebut, serta sejumlah laporan dari masyarakat, polisi menelusuri kebenaran kabar tersebut. Polisi pun mendapati seorang pedagang daging di Desa Pekaja, Kecamatan Kalibagor, yakni Jamirin.

Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun SIK melalui Kapolsek Kalibagor AKP Agus Bowo Astoto mengatakan berdasarkan informasi tersebut, Polsek bersama jajaran Koramil dan Satpol PP Kalibagor langsung mendatangi rumah pedagang daging tersebut.

"Berdasakan hasil laboratorium Dinas Peternakan, ternyata betul, daging tersebut merupakan daging babi," kata dia.

Petugas pun langsung memerintahkan penjual daging tersebut untuk berhenti berjualan dengan menandatangani surat pernyataan tertanggal 27 Juli 2018 lalu.

"Dari pengakuan, daging babi tersebut didapat dari pemburu-pemburu hutan. Dan sudah dijual ke masyarakat sejak setahun terakhir," ujar kapolsek.

Dijelaskan, Jarimin menjual daging babi di rumahnya sendiri. Konsumennya tidak hanya warga sekitar, namun juga ada yang berasal dari daerah lain.

"Jadi mungkin ada konsumennya yang ternyata penjual bakso, sehingga muncul di masyarakat kalau ada bakso celeng," tegasnya.

Menyikapi hal itu, kapolsek mengimbau masyarakat untuk jeli dan teliti sebelum membeli daging. Mulai dari kondisi daging, warna daging, hingga harga daging.

"Pastikan juga kalau daging yang dijual itu memang daging yang layak konsumsi. Juga perlu diwaspadai daging-daging yang harganya di bawah standar," pungkas kapolsek.


Editor : Budi
Sumber : kebumenekspres

Komentar