Pluto Ternyata Sebuah Komet

Kabarkebumen.com - Jumat, 28 Mei 2018 | 08:29 WIB
Pemandangan Pluto yang ditangkap pesawat New Horizon, 13 Juli 2015, dari jarak sekitar 476.000 mil. ( Foto: NASA )

Pluto kehilangan statusnya sebagai planet 12 tahun lalu. Sekarang ilmuwan menduga bahwa Pluto sebenarnya adalah sebuah komet, atau lebih tepatnya 1 miliar komet yang berkumpul menjadi satu.

Dr Christopher Glein dalam risetnya yang dipublikasikan Sabtu (26/5), mengatakan bahwa ilmuwan menduga Pluto terbentuk dari aglomerasi satu miliar komet.

"Kami mengembangkan model cosmochemical pembentukan Pluto yang diberi nama komet raksasa," kata Glein.

Mengacu pada data yang didapat dari komet 67P yang dikumpulkan oleh alat penjelajah Rosetta dari European Space Agency dan pesawat New Horizon NASA yang melewati Pluto, para ilmuwan menemukan konsistensi jumlah nitrogen antara Pluto dengan komet 67P.

Ilmuwan juga menduga bahwa Pluto, yang berjarak 7,5 miliar km dari matahari dan besarnya lebih kecil dari bulan, dulunya memiliki laut.

"Riset kami mengindikasikan bahwa unsur kimiawi pembentuk Pluto berasal dari unsur yang sama dengan komet, lalu dimodifikasi dengan air, kemungkinan juga memiliki laut di bawah permukaannya," kata Glein.

Misi Rosetta sudah selesai saat alat penjelajah menabrakkan diri ke komet 67P dengan sengaja. Sementara Horizon saat ini tengah menuju Kuiper Belt, 1,6 kilometer melewati Pluto.


Editor : Budi
Sumber : Newshub.co.nz

Komentar