Ganjar Pranowo Dikabarkan Jadi Tersangka e-KTP, Ini Kata PDIP

Kabarkebumen.com - Selasa, 17 Mar 2018 | 16:33 WIB
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo bersaksi dalam sidang kasus korupsi pengadaan KTP elektronik yang melibatkan mantan ketua DPR Setya Novanto di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (8/2/2018). Sidang lanjutan itu beragenda mendengarkan keterangan saksi dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum.(KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG)

KABARKEBUMEN.COM - Nama Calon Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo disebut-sebut terlibat dalam mega proyek korupsi e-KTP. Selain diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), politisi PDIP itu juga menjadi saksi di Pengadilan Tipikor Jakarta untuk terdakwa Setya Novanto.

Hal tersebut seakan menguatkan jika Ganjar Pranowo memang terlibat dalam skandal proyek yang merugikan negara sebesar Rp2,3 triliun.

Menanggapi hal itu, Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno meminta masyarakat untuk tidak berspekulasi berlebihan. Pasalnya, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari KPK terkait penetapan tersangka.

"Belum ada info apa pun (Ganjar tersangka). Jangan mudah berspekulasi," ujar Hendrawan melalui pesan singkatnya kepada Pantau.com, Kamis (15/3/2018).

Baca juga: Pesan Setnov kepada Ganjar Pranowo: Jangan 'Galak-galak'

Ganjar disebut-sebut menerima uang e-KTP sebesar USD 500 ribu, melalui Andi Agustinus, dimana saat itu Ganjar masih menjabat sebagai Anggota Komisi II DPR RI.

Sementara dalam perkara e-KTP sendiri KPK telah menetapkan tujuh orang tersangka diantaranya Andi Agustinus (Pengusaha), Irman (mantan Dirjen Dukcapil Kemendagri), Sugiharto (Sekretaris Dukcapil Kemendagri).

Kemdian ada nama mantan Ketua DPR RI Setya Novanto, dan Irvanto Hendra Pambudi Chayo (Keponakan Setya Novanto) serta Made Oka Masagung (Pengusaha), dan Anang Sugiana Sidoharjo (Pengusaha).


Editor : Setiyo
Sumber : pantau

Komentar