32 TKI Asal Kebumen Masih Ditahan Imigrasi Malaysia

Kabarkebumen.com - Selasa, 15 Mar 2018 | 14:27 WIB
Ilustrasi

KEBUMEN, KABARKEBUMEN.COM - Puluhan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kebumen yang ditahan oleh pihak Imigrasi Malaysia sejak 15 Januari 2018 hingga saat ini belum kembali ke tanah air. Keluarga TKI pun mengaku khawatir lantaran nasib keluarganya belum ada kejelasan.

"Miris ketika barang-barang milik anak saya telah sampai di Kebumen akan tetapi nasib anaknya belum ada kejelasan," ujar Nikmatun Zuhriyah, salah satu orang tua TKI saat pertemuan dengan PT Dian Yogya Perdana selaku PJTKI di Dinas Tenaga Kerja Koperasi dan UKM Kebumen, (14/3).

Nikmatun mengancam jika terjadi sesuatu dengan anaknya, dia tidak segan menuntut pihak PJTKI. "Jika akhir bulan Maret belum pulang, kami minta PT Dian memfasilitasi keluarga ke Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta" katanya.

Dalam pertemuan itu, hadir Direktur Utama PT Dian Yogya Perdana Darsum, Kepala Disnaker KUKM Kebumen Dwi Suliyanto, Kabid Pentatrans Sigit Basuki dan dari Satreskrim Polres Kebumen.

Jadi Saksi

Dirut PT Dian Yogya Perdana Darsum menjelaskan, belum dipulangkannya TKI karena masih akan dimintai keterangan selaku saksi oleh jaksa untuk perkara tersebut. Dia memastikan bahwa hak-hak TKI akan diberikan seluruhnya. 

Semua hak-hak TKI akan diberikan seperti gaji dan barang-barang milik TKI. 

"Saat ini kami masih menunggu proses hukum di Malaysia," tegasnya menyebutkan para tenaga kerja saat ditahan didenda 300 Ringgit Malaysia yang dibayarkan majikan.

Diberitakan sebelumnya, 32 TKI asal Kebumen ditangkap petugas Imigrasi Melaka 15 Januari 2018 akibat melanggar keimigrasian. TKI yang kesemuanya perempuan itu bekerja di kilang Dominant Semiconductor di Malaka diduga terkait penyalahgunaan izin oleh agen penyalur. 


Editor : Setiyo
Sumber : suaramerdeka

Komentar



Terpopuler
+