Disporawisata Kebumen Siap Pasarkan Kampung Jawa Ambal

Kabarkebumen.com - Minggu, 14 Mar 2018 | 09:13 WIB
Rumah Bupati Ambal, KRAH PUrbonagara, di Ambal resmi Kecamatan Ambal Kebumen, merupakan salah satu obyek di Kampung Jawa Ambal. (Foto: Dasih)

KEBUMEN, KABARKEBUMEN.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen merencanakan akan meresmikan Kampung Jawa di Kecamatan Ambal Kebumen pada tanggal 17 Maret 2018.  Untuk itu, Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporawisata) Kebumen  telah siap untuk memasarkannya sebagai salah satu obyek wisata pendidikan (eduwisata) di Kebumen.

"Bekerjasama dengan sejumlah biro wisata, pasca peresmiannya nanti Kampung Jawa ini akan mulai kami pasarkan sebagai salah satu paket wisata yang sangat layak untuk dikunjungi. Dengan melihat materi yang dimiliki kampung ini, maka wisatanya akan dikemas sebagai wisata pendidikan atau eduwisata," ujar Kepala Disporawisata Kebumen, Azam Fathoni MSi, di ruang kerjanya, Selasa (13/03/2018).

Berbagai aset atau obyek di dalam eduwisata Kampung Jawa yang akan disuguhkan kepada wisatawan cukup beragam. Diantaranya, bangunan rumah Bupati Ambal, KRAH PUrbonagara di Desa Ambalresmi yang dibangun pada tahun 1828 dan telah menjadi cagar budaya. Juga, kerajinan wayang kulit di Desa Ambalkliwonan dan Kaibon, rumah-rumah srotong khas Ambal yang tersebar di sejumlah desa di Kecamatan Ambal. Ada pula, wisata kopi pesisir di Desa Pucangan, wisata kuliner khas Ambal serta beberapa obyek lainnya.

"Kami inginkan, pasca peresmian harus ada aktifitas yang benar-benar menghidupkan Ambal sebagai sebuah Kampung Jawa. Untuk itu, semua pegiat kesenian tradisional di Ambal yang terdiri dari dalang wayang kulit beserta para pemain gamelan dan sindennya telah bersedia untuk menghidupkan latihan-latihan kerawitan secara rutin pasca peresmian nanti," ujar Azam.

Menurut Azam, guna menyatukan visi dan misi serta mematangkan 'launching' Kampung Jawa  tersebut, seluruh komponen yang terlibat berulangkali melakukan koordinasi. Sedangkan secara fisik, sejumlah sarana dan prasarana seperti jaringan ruas jalan yang memadai telah pula diselesaikan guna mendukung mobilitas wisatawan.


Editor : Setiyo
Sumber : krjogja

Komentar