Kebumen Tertinggi, Ini 19 Daerah Penyebaran Leptospirosis di Jateng

Kabarkebumen.com - Selasa, 02 Mar 2018 | 13:15 WIB
Ilustrasi (Foto: Australia Plus ABC)

KEBUMEN, KABARKEBUMEN.COM - Meskipun dilaporkan beberapa orang menjadi korban meninggal, namun penyakit leptospirosis di Boyolali bukan yang tertinggi di Jawa Tengah. Data kasus di tahun 2017 temuan paling tinggi terjadi di Kebumen. Berikut ini 19 kabupaten/kota di Jateng yang memiliki kasus penyakit akibat kencing tikus tersebut.

"Sebetulnya kasus leptospirosis di Jateng tidak hanya ada di Boyolali saja. Ada kurang lebih 19 Kabupaten/Kota (ada kasus leptospirosis)," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Jateng, Tatik Murhayati, kepada para wartawan usai Rakor penanggulangan penyakit leptospirosis di kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Boyolali, Kamis (1/3/2018).

Dijelaskannya, penyebaran kasus leptospirosis di Jateng yakni terjadi di Jepara, Pati, Blora, Demak, Kota Semarang, Cilacap, Banyumas, Purbalingga dan Kebumen. Selain itu juga terjadi di Purworejo, Kabupaten Magelang, Boyolali, Klaten, Kota Surakarta, Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar, Sragen dan Kota Pekalongan.

"Di tahun 2017, di wilayah Jawa Tengah terjadi 409 kasus dengan jumlah korban meninggal 65 orang," jelasnya.

Berdasarkan data kasus yang terjadi tahun 2017, paling tinggi terjadi di Kebumen. Disana tahun lalu terjadi 87 kasus. 10 orang diantaranya meninggal dunia.

Meskipun Boyolali bukan yang tertinggi, menurut Tatik, kasus leptospirosis di daerah tersebut tergolong tinggi. Di Jateng, kasus penyakit akibat bakteri leptospira tersebut Boyolali menempati urutan 7.

Kasus penyakit leptospirosis di Boyolali dalam dua bulan terakhir, Januari-Februari 2018, telah terjadi 8 kasus, 4 diantaranya meninggal dunia. Sedangkan di tahun 2017, terjadi 34 kasus, 9 korban diantaranya meninggal dunia.

Meningkatnya kasus leptospirosis di Boyolali tahun ini mendapat perhatian dari Kementerian Kesehatan. Tim dari Kemenkes turun langsung ke Boyolali. Rakor penanggulangan penyakit leptospirosis digelar di kantor Dinkes Boyolali, Kamis siang tadi. 

Rakor itu antara lain diikuti dari tim Kemenkes, Dinkes Boyolali, Dinkes Provinsi Jateng, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Boyolali, B2P2VRP Salatiga, BBTKLPP Yogyakarta serta Disnakkeswan Provinsi Jateng.


Editor : Setiyo
Sumber : detik

Komentar