Tim Sukses Mohammad Yahya Fuad Jadi Tersangka KPK

Kabarkebumen.com - Sabtu, 24 Jan 2018 | 12:19 WIB
ilustrasi

KEBUMEN, KABARKEBUMEN.COM - Selain Bupati Kebumen Mohammad Yahya Fuad, ada dua orang lainnya yang resmi ditetapkan menjadi tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung KPK Jakarta, Selasa (23/1/2018). Keduanya orang dekat Fuad, dimana salah satunya mantan tim sukses saat Pilkada 2015.

Fuad diduga menerima suap dan gratifikasi terkait sejumlah proyek yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2016. Selain Fuad, KPK juga menetapkan dua orang lainnya sebagai tersangka. Keduanya, yakni Hojin Anshori pihak swasta dan Khayub Muhammad Lutfi Komisaris PT KAK.

Menurut KPK, Fuad bersama-sama Hojin menerima suap dan gratifikasi senilai Rp 2,3 miliar. Suap tersebut terkait proyek pengadaan barang dan jasa yang anggarannya diperoleh dari APBD Kabupaten Kebumen. 

Hojin Anshori sebelumnya merupakan anggota tim sukses, saat Fuad mencalonkan diri sebagai bupati. Hojin diduga bertugas menerima dan mengelola fee yang diterima oleh Fuad. Adapun Khayub Muhammad Luthfi diduga sebagai salah satu pemberi suap dan gratifikasi kepada Fuad.

Dalam perkara ini, Fuad dan Hojin disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 dan Pasal 12 B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Khayub selaku pemberi suap disangka melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.


Editor : Setiyo
Sumber : kebumen.sorot

Komentar