Vokalis The Cranberries Meninggal Dunia, Para Selebritas Ungkapkan Belasungkawa

Kabarkebumen.com - Minggu, 16 Jan 2018 | 13:03 WIB
Dolores O'Riordan

KABARKEBUMEN.COM - Vokalis grup indie-rock The Cranberries asal Irlandia, Dolores O'Riordan meninggal dunia di London, Senin 15 Januari 2018. Sang vokalis meninggal dalam umur 46 tahun. Kematiannya yang mendadak, membuat kerabat terdekat dan penggemarnya sedih.

Dikutip dari The Guardian, polisi setempat menyebutkan bahwa Dolores ditemukan meninggal di kamar hotelnya di Park Lane Hotel. Penyebab kematiannya masih belum diketahui.

Sejumlah kerabat dekat O'Riordan mengucapkan rasa berbelasungkawanya melalui Twitter. Anggota The Cranberries, Noel, Mike dan Fergal meengucapkan belasungkawa mereka melalui akun resmi mereka.

"Kami merasa terpukul atas kematian teman kami Dolores. Dia memiliki bakat yang luar biasa dan kami merasa senang dapat menjadi bagian dari hidupnya sejak 1898 saat kami memulai The Cranberries. Hari ini, dunia telah kehilangan seorang musisi sejati. Noel, Mike dan Fergal"

Hozier, musisi asal Irlandia dan Duran Duran juga ikut mengucapkan rasa belasungkawa.

"Pertama kali saya mendengar suara Dolores O'Riordan sangat tidak terlupakan. Itu membuat saya bertanya suara seperti apa yang ada di dalam music Rock. Saya tidak pernah mendengar seseorang menggunakan instrumen seperti itu. Terkejut dan sedih mendengar kematiannya, doa saya menyertai keluarganya.

Pada 2017, The Cranberries sempat membatalkan tur konsernya di Eropa karena masalah punggung yang diderita Dolores. Tur konser di Amerika juga dibatalkan merujuk dari saran dokter Dolores.  Setelah membatalkan tur konser mereka, anggota The Cranbarries mengatakan bahwa mereka "merasa kecewa" dan menambahkan "banyaknya dukungan yang diterima oleh The Cranberries dari penggemar selama beberapa bulan terakhir sangat kami hargai." Belum jelas apakah kematiannya berkaitan dengan sakit tersebut.

Penyebab kematian Dolores O'Riordan "tidak dapat dijelaskan"

Petugas kepolisian di lokasi kematian Dolores mengatakan penyebabnya meninggal dunia "tidak dapat dijelaskan".

Atas berita duka yang diterima, keluarga besar O'Riordan merasa "hancur". Pada tahun 2013 penyanyi yang berumur 46 tahun ini mengatasi depresi dan masalahan kesehatan yang berpuncak pada usaha hidupnya sendiri.

Dolores dikenal sebagai seorang anak yang lihai menulis lagu. Sejak berusia 12 tahun dia telah menulis lagu pertamanya, "Calling". Lagu yang mengisahkan cinta kepada pria berusia 40 tahun.

Pada tahun 2014, vokalis karismatik ini harus berurusan dengan hukum karena menyerang tiga petugas polisi dan seorang pramugari di penerbangan maskapai Aer Lingus dari New York ke Irlandia. Saat itu dia divonis bersalah dengan denda 6.000 euro.

Dolores didiagnosis mengalami gangguan bipolar pada 2015.  Ia juga menderita gangguan makan, kecanduan alkohol, bahkan trauma karena pelecehan yang menimpanya semasa gadis. Dalam kondisi itu, Dolores tetap bertahan di The Cranberries. Album mutakhirnya berisikan materi akustik rilis pada 2017 dengan judul "Something Else".

Meski sempat bubar bertahun-tahun The Cranberries bersatu kembali. Mereka pun memulai lagi rangkaian tur menyapa fans di berbagai penjuru dunia yang rindu, termasuk Indonesia.  

Di akhir hidupnya nama Dolores O'Riordan tetap melekat di hati para penggemarnya. Karena semasa hidupnya memberikan banyak pengaruh terhadap semua orang yang mendengarkan lagu ciptaannya. Seperti album The Cranberries yang  booming pada tahun 1990-an dan beberapa hit termasuk "Zombie" dan "Linger".

 


Editor : Setiyo
Sumber : Pikiranrakyat

Komentar