Sungai Meluap, Delapan Kecamatan di Kebumen Dilanda Banjir

Kabarkebumen.com - Sabtu, 08 Jan 2018 | 16:32 WIB
Air banjir yang meluap hingga jalan raya di Desa Adikarso Kebumen. (Foto: Dasih Darmawati)

KEBUMEN, KABARKEBUMEN.COM - Hujan deras yang terjadi 3 malam berturut-turut, yaitu Kamis (04/01/2018) malam, Jum'at (05/01/2018) malam dan Sabtu (06/01/2018) malam di wilayah Kabupaten Kebumen menyebabkan sejumlah

sungai meluap dan sejumlah desa di 8 kecamatan di Kebumen dilanda banjir.

Kedelapan kecamatan tersebut adalah Ayah, Buayan, Adimulyo, Petanahan, Buluspesantren, Ambal, Mirit dan Kebumen. Tak hanya masuk ke dalam rumah dan menggenangi halaman rumah warga, banjir di 8 kecamatan tersebut juga menenggelamkan tanaman padi di areal sawah.  

Bahkan, di Desa Adikarso Kecamatan Kebumen air yang menggenangi sawah, sejak Sabtu sore meluap hingga ke jalan raya di sebelah timur areal sawah tersebut. Hingga Minggu (07/01/2018) siang, air banjir masih menggenangi badan jalan yang berjarak sekitar 500 meter dari Terminal Bus Kebumen tersebut.

"Sedangkan di desa kami luapan Sungai Karanganyar kemarin malam sempat masuk rumah dan menggenangi halaman rumah warga setinggi 80 sentimeter. Rumah warga yang kena banjir adalah yang berada di dekat sungai tersebut," ungkap warga Desa Kritig Kecamatan Petanahan Kebumen, Diba, di rumahnya, Minggu (07/01/2018).

Di Kecamatan Petanahan, selain Kritig, Desa Kebonsari dan Nampudadi yang dilewati Sungai Karanganyar juga menjadi wilayah yang terdampak banjir.

Adapun kerugian ekonomi yang dirasakan oleh petani di kawasan banjir adalah tenggelamnya tanaman padi yang masih muda di areal sawah.

"Karena sudah 3 hari terendam banjir, maka sangat sulit untuk diselamatkan karena mulai terjadi pembusukan daun-daunnya," ujar petani Desa Roworejo Kecamatan Kebumen, Slamet.

Tanaman padi muda yang terkena banjir dan sulit diselamatkan juga terdapat di Desa Banjurpasar Kecamatan Ambal, Sidomoro Kecamatan Buluspesantren dan Adikarso Kecamatan Kebumen.


Editor : Setiyo
Sumber : krjogja

Komentar