Produk Kerajinan Kebumen Terus Berinovasi

Kabarkebumen.com - Senin, 28 Desember 2017 | 18:28 WIB
Sebagian produk kerajinan UKM Kebumen di arena Kebumen Fair 2017. (Foto: Dasih)

KEBUMEN, KABARKEBUMEN.COM - Guna meningkatkan daya saing dengan produk kerajinan berbagai daerah di Indonesia, para pemilik usaha kecil dan menengah (UKM)  produk kerajinan Kebumen kini terus berinovasi dalam hal pengembangan desain dan pemasaran produk mereka.

"Salah satu cara yang kami tempuh adalah dengan mengasah kreatifitas kami  masing-masing agar memiliki desain yang berkarakter kuat dan tak dicap  mengekor produk daerah lain. Upaya ini kami tempuh karena kami ingin usaha  kami semakin maju dan berkembang," ujar anggota Forum Komunitas UKM Kerajinan  Kebumen, Dwiatmi Puspasari SH, di salah satu stand Kebumen Fair 2017 di Aula  Sekretariat Daerah Kabupaten Kebumen, Kamis (28/12/2017).

Di stand tersebut dipamerkan hasil karya para anggota forum tersebut yang merupakan produk-produk kerajinan tangan berbahan dasar anyaman pandan, genetri, kain flanel, kulit domba, batu mulia, tempurung kelapa dan sejumlah bahan lainnya. Selain kalung, gelang, dompet, tas dan tempat tissue, ada pula alat peraga sekolah dan beberapa jenis produk lainnya. Adapun anggota  forum adalah para perajin dari berbagai desa di sejumlah kecamatan di Kebumen.

Menurut Dwiatmi salah satu produk kerajinan yang menjadi andalan forum  tersebut adalah tas dan dompet anyaman pandan yang desainnya sudah mulai bisa melepaskan diri dari desain tas dan dompet anyaman pandan dari Tasikmalaya.

"Dengan melepaskan diri dari bayang-bayang produk anyaman Tasikmalaya, produk kami sudah bisa bersaing bagus saat dipamerkan di luar Kebumen," jelas Dwiatmi.

Produk lain yang berpotensi kuat untuk memiliki daya saing tinggi di pasar  produk kerajinan tanah air adalah tas dan dompet berbahan dasar kulit domba.

"Walaupun bahan baku masih mengandalkan kulit domba dari Garut Jawa Barat, namun desain maupun pemasaran benar-benar saya kendalikan secara mandiri di Kebumen," ujar Lutfi, warga Desa Karangsari Kecamatan/Kabupaten Kebumen,  sang pemilik usaha tas dan dompet dari kulit domba tersebut. 


Editor : Setiyo
Sumber : krjogja

Komentar