Buku Pelajaran Yerusalem Ibu Kota Israel Beredar di Kebumen

Kabarkebumen.com - Senin, 18 Desember 2017 | 12:13 WIB
Foto By Google Images

KEBUMEN, KABARKEBUMEN.COM - Buku Sekolah Dasar (SD) pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) yang menyebut Yerusalem sebagai ibu kota Israel ditemukan di wilayah Kabupaten Kebumen. Buku yang menjadi kontroversi tersebut ditemukan di salah satu SD yang ada di Kecamatan Ambal pada 14 Desember kemarin.

Kepala Dinas Pendidikan Kebumen, Ahmad Ujang Sugiono mengungkapkan, buku terbitan Yudhistira dan penerbit lainnya itu saat ini sudah dilarang beredar melalui surat yang diedarkan dinas. Pelarangan itu didasari oleh materi yang menyebutkan bahwa Yerusalem sebagai ibu kota Israel, bukan Palestina.

"Telah ditemukan buku mata pelajaran IPS kelas 6 SD yang berisi Yerusalem sebagai ibu kota Israel, bukan Palestina di SDN Kenoyojayan, Kecamatan Ambal oleh aparat Kepolisian," jelas Ujang kepada sorot.co, Senin, (18/12/2017).

Dinas, kata Ujang, juga memerintahkan kepada semua sekolah baik negeri maupun swasta untuk menarik dan tidak menggunakan buku tersebut dalam proses pembelajaran. Hasil koordinasi dengan unsur Comunity Intelegen Daerah (Kominda) Kabupaten Kebumen menyebutkan bahwa buku tersebut berpotensi menimbulkan reaksi yang memicu keresahan di masyarakat. Maka dari itu buku tersebut dilarang untuk digunakan dalam proses pembelajaran dan harus ditarik dari peredarannya. 

"Terkait pelarangan dan penarikan buku tersebut, kita sudah layangkan surat edaran ke UPT Dinas Pendidikan unit kecamatan se-Kebumen supaya menyampaikan kepada sekolah yang ada di wilayahya masing-masing," tegasnya.


Editor : Setiyo
Sumber : kebumen.sorot

Komentar