Gempa Guncang Kebumen, Warga Berhamburan Ke Luar Rumah

Kabarkebumen.com - Selasa, 16 Desember 2017 | 00:48 WIB
Foto: Zainal Abidin/detikcom

KEBUMEN, KABARKEBUMEN.COM - Gempa berkekuatan 6,9  Skala  Richter berpusat di jarak  48  Km  Barat Daya Sukabumi Jawa Barat, pada  kedalaman  50 km, Kamis malam (16/12/2017),sangat terasa di Kebumen.

Kerasnya guncangan membuat warga panik dan berhamburan ke luar rumah. Warga juga membunyikan kentongan tanda bahaya untuk mengingatkan warga lain agar waspada. Dari informasi yang didapat gempa terasa di hampir semua wilayah Kebumen. Baik Kecamatan yang berada di wilayah pesisir seperti Mirit, Ambal hingga Buayan dan Ayah, hingga di pegunungan seperti Sempor. Di Prembun, yang berada di bagian Timur tak kalah kerasnya guncangan gempa.

Wahyudi (31), warga Tamanwinangun mengatakan, gempa terasa cukup lama sekitar 15 detik. "Sangat terasa sekali. Lampu bergoyang dan tanah bergetar cukup lama sekitar 15 detik," katanya yang panik dan berusaha mengamankan anak dan istrinya ke luar rumah.

Situasi makin panik, karena listrik di wilayah perkotaan Kebumen padam. "Gempanya keras sampai bikin kepala pusing. Sudah begitu mati lampu," kata Saefur warga yang tengah berada di perkotaan.

Di Buluspesantren, gempa membuat warga berhamburan ke luar rumah dan membunyikan kentongan. "Gempanya terasa pukul 23.45 WIB. Lama sekali. Jadi bikin panik," kata Arum (19), warga Desa Maduretno Kecamatan Buluspesantren.

Sementara itu,Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang Selatan, Joko Siswanto menyampaikan, gempa terjadi di  jarak  48  Km  Barat Daya Sukabumi Jawa Barat, pada  kedalaman  50 km sekitar pukul 23.04.39 WIB.

Ditinjau dari  kedalaman hiposenternya,  tampak bahwa  gempabumi  ini merupakan  gempabumi kedalaman  dangkal akibat  aktivitas  subduksi  lempeng  Indo-Australia  yang menyusup ke bawah  Lempeng  Eurasia  yang  mengakibatkan  deformasi  batuan.

"Hasil  monitoring  BMKG  hingga  saat  ini  menunjukkan  belum  terjadi  gempabumi  susulan.  Untuk itu  kepada  masyarakat  di  daerah  wilayah  Sukabumi  Jawa  Barat  dan  sekitarnya  dihimbau  agar tetap  tenang," katanya.

BMKG juga melaporkan gempa terasa di Jateng, DIY bahkan sempat dikeluarkan peringatan dini tsunami. 


Editor : Setiyo
Sumber : kebumenekspres

Komentar