Lima Hari Menghilang, Kondisi Riki, Pemancing yang Hilang di Pantai Karangbolong Masih Misteri

Kabarkebumen.com - Senin, 05 Desember 2017 | 14:22 WIB
Tim SAR pantau keberadaan korban terseret ombak di pantai Karangbolong melalui atas tebing pinggir pantai.

BUAYAN, KABARKEBUMEN.COM - Lima hari berselang sejak hilang pada Jumat (1/12), korban terseret ombak di pantai Karangbolong Kebumen, Riki Asmari (31) warga Tambakmulyo, Puring Kebumen belum ditemukan.

Tim SAR Gabungan yang terdiri sekitar 60 anggota dari lintas unsur hingga sekarang masih memburu keberadaan korban.

Pencarian dilakukan dengan menyisir garis pantai melalui patroli serta pemantauan dari atas perbukitan atau tebing.

"Hasil pencarian sementara masih nihil, masih dilanjutkan upaya pencarian," kata Koordinator Basarnas Pos SAR Cilacap Mulwahyono, Selasa (5/12).

Sebelumnya, Jumat (1/12), empat orang dilaporkan terseret ombak saat memancing di pantai Karangbolong.

Keempat orang tersebut yakni Suparja (35) warga Bandung, Junaedi (19) warga Tambakmulyo Kebumen, serta Riki Asmari (31) dan Jabarudin Sadewa (25) yang juga merupakan warga Tambakmulyo Kebumen.

Mereka tersapu ombak yang meninggi saat memancing di bebatuan karang pantai Karangbolong, , Jumat (1/12).

Suparja dan Junaedi mampu berenang ke tepi hingga selamat, meski mengalami luka lecet karena terbentur karang.

Namun nahas bagi Riki dan Jabarudin, mereka gagal menepi hingga hanyut terseret ombak.

Satu korban Jabarudin sadewa (25), warga Tambak Mulyo Kecamatan Puring Kabupaten Kebumen berhasil ditemukan setelah terpantau terapung di tengah laut oleh anggota SAR dari atas tebing pantai, Sabtu (2/12).

Menurut Mul, pencarian terhadap korban terakhir, Riki Asmari akan dihentikan jika dalam jangka tujuh hari waktu pencarian tidak ada tanda korban ditemukan.

Namun, kata Mul, masa pencarian itu bisa diperpanjang atau dibuka kembali jika ada indikasi baru terkait lokasi penemuan korban atau permintaan dari pihak terkait sesuai ketentuan.(*)


Editor : Setiyo
Sumber : jateng.tribunnews

Komentar