Golkar Nilai Penanggulangan Kemiskinan Kebumen Gagal

Kabarkebumen.com - Senin, 02 Desember 2017 | 09:28 WIB

KEBUMEN, KABARKEBUMEN.COM - Fraksi Partai Golongan Karya menilai program penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Kebumen gagal. Pasalnya, pada tahun 2017 Kabupaten Kebumen justru melorot di urutan ke 2 terbawah kabupaten miskin di Jawa Tengah. Padahal, pada tahun 2016 Kebumen telah beranjak di urutan ke tiga dari 35 kabupaten/kota di Jateng.

Kemiskinan di Kabupaten Kebumen, meskipun kecenderungannya menurun, masih menunjukkan angka yang relatif tinggi. Bahkan, angka tersebut lebih tinggi dibandingkan angka kemiskinan nasional dan provinsi. Selama kurun 2013-2016, tingkat kemiskinan Kabupaten Kebumen menurun dari 21,32 persen menjadi 20,20 persen.

Restu Gunawan salah satu anggota Fraksi Golkar mengatakan, permasalahan kemiskinan merupakan tanggung jawab bersama masyarakat dan pemerintah. Seharusnya sudah tidak ada ego sektoral antar OPD dalam rangka penanggulangan kemiskinan. Seyogyanya semua OPD terkait duduk bersama mencurahkan gagasan dan menyusun program lintas sektoral dan terpadu untuk mengatasi persoalan kemiskinan di Kabupaten Kebumen.

Program penanggulangan kemiskinan yang dilakukan selama ini dinilainya justru menggunakan data yang sudah tidak layak. Dimana, data yang digunakan adalah dari Bappeda Basis Data Terpadu (BDT) tahun 2015. Dengan demikian, program penanggulangan kemiskinan yang dicanangkan selama ini menjadi tidak tepat sasaran. 

"Dengan data yang tidak valid, maka terjadi pemborosan anggaran secara kolektif. Padahal anggaran mutlak amanah dari masyarakat yang harus dipergunakan secara bertanggung jawab," tegasnya.


Editor : Setiyo
Sumber : kebumen.sorot

Komentar