Depresi, Warga Kalipoh Nekat Gantung Diri

Kabarkebumen.com - Senin, 25 November 2017 | 17:43 WIB

AYAH, KABARKEBUMEN.COM - Kasus bunuh diri di Kebumen semakin mengkhawatirkan, seperti yang terjadi di Desa Kalipoh Kecamatan Ayah, entah apa yang terjadi hingga Lasinah (50) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, Sabtu pagi (25/11/2017).

Kapolres Kebumen, AKBP Titi Hastuti melalui Kasubag Humas AKP Willy Budiyanto menjelaskan kejadian tersebut. Jenasah korban ditemukan warga yang sedang menderes gula sekitar pukul 07.00 WIB.

"Warga bernama Sintar (55) yang sedang menderes gula melihat seorang wanita gantung diri di titian bambu. Lalu kejadian tersebut dilaporkan kepada warga lain bernama Sidiq yang kemudian melapor kepada Mapolsek Ayah," kata AKP Willy Budiyanto yang didampingi Kapolsek Ayah AKP Masngudin MPdI, Sabtu.

Dari hasil pemeriksaan polisi dan tim medis, petugas mendapati luka jeratan pada leher sepanjang 3 cm dan luka pada pipi kanan 3 cm di tubuh korban yang mengalami kaki cacat bawaan itu.

Selain itu, seutas tali plastik warna merah sepanjang 4 meter yang digunakan korban untuk gantung diri. Selebinya, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

"Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim Medis Puskesmas Ayah 1, dan Tim Inafis Polres Kebumen tidak ditemukan adanya tanda tanda kekerasan. Korban murni gantung diri," kata AKP Willy diamini AKP Masngudin.

Adapun motif korban gantung diri, dikatakan AKP Masngudin, karena korban mengalami depresi. "Korban diketahui mengalami gangguan jiwa keturunan," kata Kapolsek.

Kematian Lasinah menambah panjang daftar peristiwa bunuh diri di Kebumen. Persis seminggu sebelumnya, (18/11/2017), dan masih di Kecamatan Ayah, Maulana Aan Abdillah, (19), pria beristri yang masih berusia 19 tahun, ditemukan tewas tergantung. Peristiwa mengenaskan ini terjadi di Desa Banjarharjo Kecamatan Ayah. 


Editor : Setiyo

Komentar