Gempa Pantai Selatan Bikin Dinding Waduk Sempor Retak

Kabarkebumen.com - Senin, 23 November 2017 | 11:44 WIB
ilustrasi

SEMPOR, KABARKEBUMEN.COM - Terjadinya gempa bumi di dasar Pantai Selatan mengakibatkan dinding penyangga tanggul Waduk Sempor retak. Hal itu ditandai dengan adanya bocoran/rembesan air pada dinding waduk.

Adanya kebocoran tersebut, membuat tekanan pada bagian bawah waduk pada dasar bendungan. Selain itu tingginya curah hujan yang mengguyur pegunungan waduk menyebabkan terjadinya longsor material dan lumpur telah menghantam badan bendungan di sisi timur hingga membuat bendungan rusak.

Banjir bandang pun terjadi dan membuat kerusakan di enam kecamatan rusak parah. Adapun kecamatan yang terkena dampak tersebut yakni Sempor, Gombong, Rowokele, Buayan, Kuwarasan dan Puring. Kerusakan paling parah terjadi di lima desa di Kecamatan Gombong.

Beruntung, meski terjadi bencana yang telah meluluh lantakkan area tersebut, namun sebagian besar warga selamat. Hal itu lantaran tim gabungan penanganan bencana mulai dari Kodim 0709/Kebumen, BPBD Kebumen, balai bes telah melakukan evakuasi kepada warga. Sebelum terjadi bencana masyarakat telah diungsikan ke tempat yang aman. Setelah bencana terjadi jajaran Kodim 0709/Kebumen pun melakukan evakuasi kepada korban yang tidak sempat menyelamatkan diri.

Hal itu sebagai gambaran simulasi penanganan bencana yang dilaksanakan oleh Korem 072/Pamungkas di lapangan Tembak Secata Gombong. Simulasi dilaksanakan untuk mengantisipasi keselamatan warga jika terjadi bencana.

Dalam kesempatan tersebut Danrem Brigadir Jenderal TNI Fajar Setyawan SIP menyampaikan sampai kapan pun mudah-mudahan bencana itu tidak terjadi. Kendati demikian jika tuhan telah menentukan bencana maka tidak ada seorang pun yang dapat menolak. “Untuk itu yang terpenting adalah bagaimana manusia menyiapkan diri saat menghadapi bencana,” tegasnya, Rabu (22/11/2017), saat memantau persiapan simulasi yang akan dilaksanakan pada hari ini, Kamis, (23/11).

Sementara itu Kodim 0709/Kebumen Letnan Kolonel Kav Suep SIP, menyampaikan kegiatan latihan penanggulangan bencana telah dilaksanakan sejak, Senin (20/11). Rencananya kegiatan akan dilaksanakan hingga Jumat (24/11). “Adapun hari Kamis salah satunya yakni simulasi penanganan Banjir Bandang Waduk Sempor. Kegiatan simulasi akan diikuti oleh masyarakat dari enam kecamatan yang berpotensi terkena bencana tersebut,” tegasnya.

Selain itu pada Hari Kamis juga akan dilaksanakan simulasi tahap “Pasca Bencana” kegiatan dengan Karya Bhakti sebagai simulasi kegiatan Rekonstruksi. “Nanti (Kamis) juga akan dilaksanakan rapat Forkomindo Kebumen tentang Perkembangan Situasi di Wilayah Kebumen, dan pernyataan Bupati tentang keadaan “Tanggap Darurat Bencana” di Kebumen,” jelasnya.

Sementara itu, Pasi Intel Kodim 0709/Kebumen Kapten Arh Kholiludin menyampaikan mengingat potensi bencana yang sangat besar tersebut maka sebaiknya dipasang alat pemberitahuan bencana di enam kecamatan terkait. “Dengan adanya alat tersebut, maka masyarakat dapat segera berkemas jika mendengar alarm bencana. Pengadaan alat dapat dilaksanakan oleh Pemda Kebumen,” ucapnya. 


Editor : Setiyo
Sumber : kebumenekspres

Komentar