HIV-AIDS Di Kebumen Mengalami Peningkatan Cukup Signifikan

Kabarkebumen.com - Sabtu, 31 Oktober 2017 | 11:31 WIB
ilustrasi

KEBUMEN, KABARKEBUMEN.COM - Jumlah kasus Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) di Kebumen terus meningkat hingga mencapai 880 kasus sejak pertama ditemukan 2003 silam.

Data Dinas Kesehatan Kebumen menyebutkan, perilaku seksual menyimpang menjadi faktor dominan dengan 91 persen. Masing-masing seks bebas berganti-ganti pasangan sebanyak 77,8 persen, homoseksual 11,5 persen, biseksual 2 persen dan sisanya perinatal 3,5 persen serta Injektion Drug Users (IDU) 0,9 persen. Hal tersebut pula yang menyebabkan tidak sedikit ibu rumah tangga terdampak HIV-AIDS di Kebumen.

"Penderita terbanyak dari kalangan karyawan 219, ibu rumah tangga 187, buruh 130, wiraswasta 43, sopir dan petani masing-masing 37, anak 31 dan profesi lain," papar Rini Kristiani Kepala Dinas Kesehatan Kebumen saat audiensi Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Jateng di Gedung F Setda, Senin (30/10/2017).

Pada audiensi tersebut, hadir Wakil Bupati Kebumen Yazid Mahfud, Kabag Kesra Setda Wakhib Tamam, dan Sekretaris KPA Provinsi Jateng Zaenal Arifin. Selain itu hadir perwakilan OPD stakeholder KPA Kebumen Disdik, Diskominfo, Dispermades PPPA, Dinsosdalduk KB, Disnakerkop UKM Kebumen. 

Rini mengatakan, peningkatan ini sejalan dengan makin banyaknya masyarakat yang sadar dan melakukan tes HIV-AIDS. Sehingga, makin banyak yang terdeteksi dan bisa menjalani pengobatan. Hal itu tidak terlepas dari peran serta tim KPA yang gencar melakukan sosialisasi dan memaksimalkan Konseling dan Tes HIV (KT HIV) di 6 rumah sakit, 1 UP3 dan 35 Puskesmas di Kebumen.


Editor : Setiyo

Komentar