Isu Kiamat di Bulan September Bukan Cerita Baru

Kabarkebumen.com - Sabtu, 21 September 2017 | 15:29 WIB
Ilustrasi kiamat 28 September 2015. Inquisitr.com.

JAKARTA, KABARKEBUMEN.COM - Belakangan ini, dunia dikejutkan dengan prediksi akan terjadi kiamat 23 September mendatang dari seorang numerologi Kristen, David Meade. Dia percaya pada hari tersebut Planet X atau Nibiru akan menabrak bumi dan menyebabkan bencana alam besar.

Awalnya planet ini dikabarkan akan menabrak bumi pada 2003, tapi tidak kejadian. Kemudian isu yang sama mencuat kembali pada 2012, tapi sekali lagi tidak terbukti.

"Nibiru dan cerita lainnya tentang planet nakal adalah hoax," kata NASA dalam sebuah pernyataan pada 2012. "Jika Nibiru atau Planet X benar-benar ada dan menuju ke bumi, para astronom pasti akan melacaknya, setidaknya pada dekade ini, dan sekarang akan terlihat dengan mata telanjang."

Meade percaya bahwa gerhana yang terjadi pada bulan lalu merupakan ‘tanda langit’ sebelum terjadi kiamat pada Sabtu nanti. Dia juga berpendapat bahwa badai besar yang melanda Karibia sejak awal musim ini dan sejumlah gempa yang melanda seluruh dunia baru-baru ini merupakan suatu pertanda bahwa bencana yang lebih besar akan segera datang.

Sekali lagi, NASA menepis kabar tersebut. Seorang mantan penyidik Kementerian Pertahanan Inggris (MoD), Nick Pope, juga membantah pernyataan Meade. "Nibiru tidak ada. Dunia tidak akan berakhir pada tanggal 23 September. Semua yang terjadi adalah sebuah tipuan yang mengatasnamakan kekristenan evangelis," kata Pope.

"Tidak ada ilmu pasti yang mendasari klaim ini dan teori tersebut adalah sebuah omong kosong yang kita lihat selama bertahun-tahun," kata dia. "Lucunya adalah, banyak orang di luar sana yang percaya hal semacam ini, teori konspirasi. Skenario terburuknya adalah orang-orang yang rentan mungkin terdorong untuk bunuh diri jika mereka berpikir dunia akan berakhir dalam beberapa hari lagi."


Sumber : tempo

Komentar