Curug Pengantin, Bak Surga Tersembunyi

Kabarkebumen.com - Jumat, 02 September 2017 | 16:43 WIB

KARAWANG, KABARKEBUMEN.COM - Karawang, mungkin tidak sekondang daerah puncak, walaupun sama sama diwilayah Jawa barat. Puncak masih menjadi tujuan utaka wisata bagi masyarakat Jakarta.

 

Padahal jika ingin ditelusuri lebih mendalam, daerah Karawang ternyata memiliki obyek wisata yang cukup menarik dikunjungi, salah satu nya adalah Curug cilalay dan Curug pengantin, obyek wisata ini memang berbatasan langsung dengan wilayah Bogor. Bagi warga Jakarta dan sekitar, obyek wisata ini patut untuk dikunjungi.

 

Namun perlu di jadikan perhatian, untuk mengunjungi obyek wisata ini si harapkan kepada para pengunjung untuk menggunakan perlengkapan selayaknya mendaki gunung, seperti sendal gunung ataupun sepatu, walaupun jalurnya tidak terlalu terjal namun cukup menguras tenaga.

 

Untuk menuju Curug cilalay dan Curug pengantin ini bisa dilalui melalui jalur jonggol. Atau Kampung Tonjong, Desa Cikutamahi, Cariu, Bogor. Perlu waktu hanya 2 jam saja perjalanan ke lokasi dari Jakarta.

 

Namun yang perlu di jaga adalah kondisi fisik harus prima, karena memang jarak dari pintu masuk menuju Curug tersebut harus  ditempuh dengan berjalan kaki  sejauh7 kilometer  atau 3 jam perjalanan. Akan tetapi pengunjung akan disuguhi oleh pemandangan nan indah lagi menawan.

 

Memang tidak mudah perjalanan menuju lokasi, pengunjung akan menempuh perjalanan melewati sungai, susur sungai dan pematang sawah, serta indah dan asrinya pemandangan desa. Tidak perlu khawatir jika dalam perjalanan pengunjung sedikit tersesat, karena bisa bertanya langsung kepada warga setempat yang memang ramah terhadap pengunjung.

 

Disarankan kepada pengunjung untuk tiba dilokasi pagi hari, untuk menghindari pulang larut malam, karena selain perjalanan yang lumayan jauh, pastinya pengunjung akan malas untuk pulang karena sudah terhipnotis dengan indahnya Curug Cilalay.

 

Air di Curug cilalay sendiri sangat dangkal sehingga pengunjung bisa aman untuk berenang atau sekedar membasuh diri, airnya yang jernih dan dingin sangat menyegarkan bagi tubuh yang sudah menempuh perjalanan yang melelahkan. Curug cilalay sendiri memiliki ketinggian sekitar 7 meter.

 

Setelah puas bermain air di Curug cilalay, rasanya belum puas jika tidak mengunjungi Curug pengantin yang masih berdekatan lokasinya.

 

Namun jalan menuju ke Curug pengantin ini lebih ekstrim, dengan melalui jalur berbukit dan terjal di sisi Curug Lalay dan memiliki kemiringan sekitar 45 derajat, perjalanan sendiri dilalui dengan cara merambat pada seutas tali atau berpegangan pada akar pohon.

Curug pengantin sendiri memiliki 5 tingkat, setiap tingkat berkisar antara 10 sampai 15 meter, setiap tingkatnya. Pemandangan di Curug pengantin sungguh luar biasa indahnya dan airnya pun jernih.

 

Walaupun memiliki 5 tingkat, akan tetapi pengunjung hanya bisa mendaki tingkatan pertama dan kedua, selebihnya tidak bisa dilalui karena memang tidak ada jalur atau akses menuju tingkatan selanjutnya.

 

Kepada para pengunjung diingatkan kembali untuk membawa bekal lebih, karena di lokasi hanya ada penjual mie instan dan kopi panas.

 

Nama curug pengantin sendiri diambil karena memang Curug ini posisinya berdampingan layaknya pasangan pengantin, dan dingatkan pula kepada pengunjung untuk tidak membuang sampah sembarangan tujuannya untuk lebih melestarikan keindahan alam sekitar.


Penulis : Puput Wijayanti
Editor : Joell Prasetyo

Komentar