TMMD Juga Membangunkan Semangat Dan Percaya Diri Masyarakat

Kabarkebumen.com - Rabu, 05 Juli 2017 | 17:34 WIB

KEBUMEN, KABARKEBUMEN.COM - TNI manunggal membangun Desa- TMMD sengkuyung, bukan semata membangunkan sarana fisik bagi masyarakat desa, namun juga membangunkan  semangat dan percaya diri masyarakat .

Tujuannya agar mampu mengelola potensi yang dimiliki serta kesiapsiagaan menghadapi setiap ancaman dan tantangan yang sedang dan akan dihadapi. Hal  tersebut disampaikan dalam sambutan Gubernur Jawa Tengah  yang dibacakan inspektur upacara yakni Wakil Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz , saat upacara pembukaan TMMD sengkuyung tahap II tahun 2017 di desa Wonoharjo Kec Rowokele, selasa (4/7).

Lebih lanjut Yazid Mahfudz menyampaikan bahwa semua kegiatan TMMD dilakukan dengan tujuan agar rakyat makin sejahtera dan mandiri. Selain itu juga agar masyarakat mempunyai daya tangkal dan daya cegah terhadap berbagai hal yang menjadi ancaman terhadap keutuhan bangsa.

Pada upacara pembukaan yang dihadiri Forkopimda,  Kepala OPD di lingkungan Pemkab kebumen dan diikuti tidak kurang dari 300 peserta yang terdiri dari unsur TNI AD, Polri, perangkat desa, karangtaruna serta masyarakat.

Kegiatan Fisik dan non-fisik Usai pelaksanaan upacara pembukaan TNI manunggal membangun desa- TMMD sengkuyung tahap II tahun 2017 di desa wonoharjo kec rowokele, Wakil Bupati Kebumen KH  Yazid Mahfudz didampingingi Dandim 0709 Kebumen Letkol Kavaleri Suep, Kepala Dispermades P3A Kab Kebumen dan Kepala desa Wonoharjo,  meninjau pelaksanaan salah satu kegiatan fisik TMMD pembangunan jalan rabat beton.

Dalam kesempatan ini, Wakil Bupati melakukan peletakkan batu pertama pada pembangunan jalan tersebut. Selain itu, pembangunan plat dueker 1 unit, dilakukan diwilayah dusun paling ujung di desa Wonoharjo yakni dusun Temetes.  Dusun ini merupakan daerah perbatasan dengan kabupaten Banyumas.

Dalam TMMD sengkuyung tahap dua tahun 2017, akan digelar 4 kegiatan fisik dan 12 kegiatan non fisik. Keempat kegiatan fisik tersebut yaitu pembangunan jalan rabat beton sepanjang 427, 45 meter,  pembangunan talud dengan panjang 7 meter dan tinggi  5 meter kali 0,40 meter,  dan rehab 5 unit RTLH.

Sedangkan kegiatan non fisik diantaranya penyuluhan bela negara,  penyuluhan kependudukan dan catatan sipil, penyuluhan kesadaran hukum,  penyuluhan narkoba,  penyuluhan kesehatan dan pembinaan perangkat desa.


Penulis : Budi

Komentar