13 Negara Akan Semarakkan Harlah Pesantren Al Kahfi Somalangu

Kabarkebumen.com - Rabu, 21 Mei 2016 | 01:56 WIB

KEBUMEN - Sebanyak 13 negara akan memberikan penampilan budaya terbaiknya dalam ajang Alkahfi Intercultural Fair (AIF) sekaligus hari ulang tahun pesantren tertua di Jawa Tengah yakni Pesantren Al Kahfi Somalangu di Desa Sumberadi, Kecamatan/Kabupaten Kebumen, yang ke-564 tahun.

Ketua Panitia AIF Agung Widhianto mengatakan negara-negara yang dipastikan tampil di pesantren yang berdiri sejak 25 Sya’ban 879 hijriah ini, di antaranya dari Spanyol dengan penampilan Flamenco, Turki dengan penampilan dansa sufi.

Selain itu, Italia akan menyuguhkan dengan penampilan Tarantella, Inggris dengan seni dansa Morris, serta dari China, Afganistan, Vietnam, Palestina. “Acara ini membawa tujuan From Pesantren For The World,” katanya, dalam keterangan pers yang diterima, Kamis (19/5/2016).

Agung menambahkan acara seni budaya dari berbagai negara ini merupakan sarana ajang ta’aruf sekaligus internasionalisasi santri dalam pentas dunia. Selain itu, acara yang akan diselenggarakan di lapangan pesantren Al Kahfi Somalangu ini, juga dimaksudkan untuk membangun Interaksi antara dunia pesantren dan komunitas Internasional.

“Harapannya nilai-nilai kepesantrenan yang ada di Indonesia ini bisa dikenal oleh masyarakat internasional,” kata Agung yang juga ketua Komunitas Peduli Anak ini.

Hal senada juga diungkapkan Sobirin, Ketua Dewan Pengurus Pesantren Alkahsi. Menurutnya, acara AIF selain untuk menggairahkan spirit santri agar berwawasan global juga sebagai ikhtiar pesantren dalam membantu pemerintah guna memperkuat hubungan diplomasi Indonesia dengan negara-negara lain.

Acara yang akan diikuti sedikitnya 30.000 peserta ini berlangsung pada Minggu, 29 Mei 2016 yang dimulai sejak pukul 08.00 pagi sampai 00.00. Selain menampilkan seni budaya dari berbagai negara, AIF juga menggelar malam selebrasi dan diskusi internasional yang diselenggarakan di lapangan terbuka.

Dipastikan tampil sebagai pembicara di antaranya Gus Wahyu NH Aly (Ketua Umum Kiai Muda Indonesia), Hariqo Wibawa Satria (Koordinator Relawan Komunitas Peduli ASEAN), dan M. Fatkhul Mashkur (Hubungan Internasional PP GP Ansor).



Komentar



Terpopuler
+